Posted in Cullinary

Kuliner Seafood Pantai Depok, Yogyakarta

Jika anda sedang berada di Jogjakarta dan ingin menikmati indahnya pantai dan segarnya berbagai kuliner laut, datang saja ke pantai Depok Jogjakarta *iklan bangetz*. Sekitar 30 menit perjalanan dari pusat kota, memiliki jalur searah dengan pantai Parangtritis yang terkenal itu. Hanya saat akan memasuki pintu masuk ke wisata pantai Parangtritis, anda ambil arah kekanan dan ikuti jalur tersebut sampai anda menemui sebuah pos retribusi.

Apa saja sih yang bisa dinikmati disana? banyaaaak! anda bisa browsing ke pasar ikan, untuk belanja dulu secukupnya kemudian bawa bahan-bahan tadi ke salah satu warung di pinggir pantai untuk dimasakan sesuai dengan selera anda.

pasar ikan

Kepiting bumbu pedas ehmm.. favorit saya.

main menu.JPG

Masih banyak lagi lhoo.. didalam. silakaaaan.. Continue reading “Kuliner Seafood Pantai Depok, Yogyakarta”

Posted in Cullinary

Rujak Es Krim Pertama di Jogja

first-rujak-eskrim99.jpg

Abis puas menikmati soto banjar di depan gereja kota baru, kok masih terasa lapar, alhasil kita jalan lagi untuk mencari target berikutnya. Rujak es krim dirasa cuocok menjadi pilihan karena dirasa cukup ringan dan rasanya pedas segar di siang yang agak mendung saat itu. Akhirnya tak beberapa lama, kita udah menjejakkan kaki di daerah Pakualaman. Didaerah ini terdapat beberapa pedagang rujak es krim.

Pertama saat memesan rujak es krim, saya nggak liat ada tulisan di gerobaknya. Namun setelah beberapa saat, saya baca “Rujak Es Krim Pertama di Jogja” tertulis di kaca depan gerobak sederhana tersebut (gambar1). Wow, ternyata tanpa sengaja saya mendapatkan sebuah spot kuliner yang monumental halah lebay (doh). Namun sayangnya, saya nggak nanya lebih ke pemiliknya tentang tingkat kebenaran klaim ini.

Dari segi penyajian, kita diberikan rujak eskrim yang hampir sama dengan rujak eskrim pada umumnya. Rujaknya disajikan dengan sambal, namun masih tergolong tidak pedas untuk ukuran saya. Namun jangan kawatir, ternyata disana disediakan sambel rujak dalam tempat tersendiri, sehingga seberapa pedasnya kita bisa sesuaikan. Untuk eskrimnya berwarna pink (gambar 2) dan rasanya lebih lembut dibanding dengan eskrim di tempat lain. Kombinasi rasa dari keduanya, lumayan masuk kategori “enak” buat saya. Untuk harga per mangkuk adalah Rp 2500,- and no parking fee.

resi.jpg

Rujak eskrim ini berlokasi bukan di depan istana pakualaman, namun lebih ke barat dan berada di sisi barat benteng, tepat dipinggir jalan – you won’t missed it.

Posted in Uncategorized

Kehidupanku yang akan Datang

Dalam kehidupanku yang akan datang, aku ingin hidup terbalik.
Kamu mulai dari kematian dan menyingkirkan masalah mati itu dari hidupmu.

Kemudian kamu bangun di panti jompo, merasa semakin baik dan tambah baik tiap harinya.

Kamu di usir sebab sudah terlalu sehat untuk tinggal, pergi ngambil dana pensiun, terus kamu mulai bekerja, kamu dapat arloji emas dan sebuah pesta pada hari pertama.

Continue reading “Kehidupanku yang akan Datang”

Posted in Critical, Journal, Remembral

Sedikit tentang Fesbuk.

facebook-cartoon-dave-coverly (dangerousintersections.org)

Pak X: “Kemaren saya minta istri saya jadi friend di FB, tapi dia tolak”.

Bu Y: “Lha kok nolak, kenapa pak?”

Pak X: “Itu, dia nggak mau jadi temen lagi, kan sudah nikah bu.”

Bu Y : “…”

sebuah kampus di Jogja

Sebenernya saya lagi nggak niat ngeblog, tapi ga apalah, sedikit ketak ketik nggak jelas di antara tesis semrawut yang saya saja lupa apa judulnya.

Percakapan diatas, selain menunjukan bahwa semakin banyak orang yang terjangkiti apa yang dinamakan social networking – some people might said ‘social notworking’, dikarenakan setelah login ke Fesbuk, saat itu juga dia berhenti bekerja. Dunia telah tersihir oleh sebuah ‘fenomena’ magnifico (entah dapat kata dari mana) yang entah kemana mau berakhir.

Fenomena di atas telah menyebabkan ada pertukaran konsep dan asosiasi antara dunia internet dengan dunia nyata. Sehingga awalnya dari dari dunia nyata, kemudian di bawa masuk ke dunia internet, kemudian dikembalikan lagi ke dunia nyata dalam konteks dunia Internet. *saya ngomong apaan yagh?*

Bahkan gerakan  demo dan pengusungan massa tidak lagi melalui cara konvensional semacam aksi turun kejalan dan lain sebagainya, tapi hanya secara virtual mengusung sebuah group dan mengajak orang untuk menyatukan tekad lewat menggabungkan diri dalam group Fesbuk tersebut *enak banget kan? ga perlu takut di kepruk sama polisi*. Mentor saya mendefinisikan sebagai gerakan rakyat 2.0
dalam blog beliau. Secara mengejutkan gerakan tersebut berhasil memberikan kontrol sosial yang berefek positif pada kehidupan berbangsa di Indonesia.

Dari percakapan di atas juga kita dapatkan bahwa, istri Pak X -secara sadar ataupun tidak- telah melakukan sesuatu yang besar dengan menolak pertemanan suaminya di Fesbuk. Dalam sebuah artikel pernah di tulis, bahwa dengan tidak menjadikan istri/suami anda teman di Fesbuk, maka hubungan di antara keduanya akan lebih menarik dan lebih baik.

Continue reading “Sedikit tentang Fesbuk.”

Posted in Kuliah, Remembral

Plurk, Sebuah Twitter untuk Semua Orang.

plurklogos
plurklogos

Sebuah situs yang benar-benar menyenangkan yang bisa menampilkan kejadian-kejadian yang membentuk hidupmu serta mengikuti kejadian-kejadian orang-orang yang penting buatmu dalam sebentuk pesan singkat yang nikmat dan mudah dicerna yang disebut sebagai plurks.

Definisi singkat dalam halaman resmi plurks FAQ.

Plurk adalah sebuah aplikasi web yang pertama dirilis pada tahun 2008 bulan Mei oleh The A-Team. “Sebuah Twitter untuk semua orang“, kata lead developer Plurk, Amir Salihefendic di blognya. Mungkin untuk saat ini masih belum terbukti juga.

Continue reading “Plurk, Sebuah Twitter untuk Semua Orang.”

Posted in Journal

Grhasia bukan Ghrasia ataupun Grezia!

hospitalSaatnya kembali memfungsikan blog seperti tujuan awal teknologi ini, untuk menyampah menuliskan catatan harian.

Pagi ini dimulai dengan rentetan alarm disfungsional dari multiple sumber (Hape nokiyem, hape ZTE, jam meja). Seperti biasa, saya bangun beberapa menit sebelum alarm bunyi. “Dasar Gagal!”, aku bilang ke gadget abrakan lawas ga jelas itu. Mereka pun senyap, diam tak membalas. Aku rasa, kalaupun mereka bisa ngomong balik aku tahu apa yang bakal mereka omongin, “Siapa dulu yang punya” sambil pasang muka annoyed.

Pagi itu, saya berencana ke RS. Grhasia. Bagi kalian para pendatang baru, RS Grhasia adalah sebuah tempat yang tepat sebagai bahan lelucon. Lelucon orang gila, tepatnya. Tempatnya bagus, pelayanannya cukup cepat dan parkirnya luas, tapi percayalah tempat ini adalah tempat terakhir yang kalian pengen untuk mendapatkan perawatan.

Tentu saja, makanan harus masuk nih ke posting, se-ca-ra : Foodaholic. Sarapan di ‘Soto Sorgap’ masuk akal. Soto pisah, mendoan 4 keping + es teh segelas cukuplah. Sorgap nggak punya speciality memang, tapi tempat sarapan favoritku dulu adalah disitu. Berlokasi di Jakal km 12,5 dibawah gapura (sorgap = ngisor gapuro). Setelah merasa cukup, lanjut jalan.

Continue reading “Grhasia bukan Ghrasia ataupun Grezia!”

Posted in Journal, Remembral, Technical

Google Wave, Apakah Penantian akan Berbuah Manis?

google Wave

Hari ini bertepatan dengan tanggal 30 September, Google akan mengirim invite ke 100.000 calon pengguna Google Wave. Sebaiknya Anda segera cek ke inbox email masing-masing, siapa tahu beruntung mendapatkan kesempatan yang jarang untuk menjadi yang pertama menikmati webapp google terbaru.

Google Wave sendiri merupakan sebuah web tools yang menggabungkan antara wiki, extensi, playback dan tentu saja update secara real-time yang tujuan akhirnya adalah memberikan cara baru berkomunikasi efektif dan menyenangkan.

Namun, fihak google sendiri – bersumber dari blog resmi google, memberikan keterangan bagi siapa saja yang akan diberi privelege untuk mendapatkan invite, diantaranya adalah :

  1. Developer yang sejak awal terlibat dalam pengembangan google wave.
  2. Para pengguna awal yang telah mendaftar dan telah dimintai feedback.
  3. Pelanggan-pelanggan terpilih dari Google Apps.

Perlu diketahui, bahwa invite ini hanya berupa sebuah undangan untuk testing Google Wave versi awal, belum Google Wave versi rilis resmi. Jadi, pengguna masih akan mengalami kekurangnyamanan, system downtime dan lain-lain.

Bersiaplah menerima ombak dari aplikasi google terbaru ini, apakah Anda siap? dan moga ajah, penantian kita yang lama ini tidak mengecewakan. 🙂

Posted in Journal, Remembral

MEME, Semacem pembunuh twitter dari Yahoo.

meme3
meme3

Agak bingung memang saat anak-anak plurk nanya tentang apa itu meme, yahoo! meme yang ane maksut. Namanya mirip ama artis memang, but trust me, is not (cut meme – dikepruk). Ada juga yang berfikir ini adalah sesuatu yang jorok (annoyed). Jadi gini, ceritanya tuh om twitter udah ngasih jalan terang, banyak orang pake, banyak orang senang dan banyak orang juga yang benci, terus si yahoo nih nggak seneng tuh twitter bekembang. Kemudian apa, yahoo bikin sebuah microblogging site yang sedikit jauh beda dengan twitter tapi ngasih aroma baru di dunia web 2.0.

Meme, menurut pengamatan saia (jiah) adalah sebuah situs microblogging yang memiliki kesan posting gambar yang kental. Sedang kesan text yang selama ini tampak pada situs microblogging lain (mis: Plurk.com atau twitter.com) nampak kurang terasa. Bukan berarti meme nggak ngasih fasilitas asik disitu, melainkan hukum koneksi personal dari pengguna masih belum ter-terapkan. Fasilitas text posting, menurut saya cukup banyak didukung. Semisal penulisan dengan gaya HTML pada meme telah didukung, padahal untuk twitter dan plurk tidak.

Apa yang menarik?

Continue reading “MEME, Semacem pembunuh twitter dari Yahoo.”