Posted in Critical, Islam

Bubarkan FPI?

Apakah sebenarnya yang terjadi sekarang ini. Bagaimanakah bisa wacana “pembubaran ahmadiyah” bisa berubah menjadi pembubaran FPI. adalah sangat disayangkan bagaimana ini bisa terjadi.

Hal ini menurut saya awal permasalahan berada di pemerintah dan pemyelesaian ada di pemerintah. Saat suatu agama merasa di nodai kehormatannya, Agama (dalam hal ini Islam) tersebut akan memberikan pembenaran dan pelurusan terhadap penodaan tersebut. Ini bisa dilakukan dengan dialog bersama dan diskusi ilmiah. akan tetapi hal ini ternyata tidak berhasil di lakukan untuk Ahmadiyah.

Kemudian terjadi tindakan kekerasan yang bersifat sporadis dan anarkhis ini adalah imbas dari ketidak-berhasilan atas pendekatan dialogis. Kemudian Agama meminta bantuan Ulama dalam hal ini MUI (majelis ulama Indonesia), yang memiliki kemampuan dan InsyaAllah kemauan untuk memberikan penilaian yang objektif.

Continue reading “Bubarkan FPI?”

Posted in Journal, Remembral

VAGABOND

yee bisa poto ma tokoh komik paporitku.. Musashi miyamoto kyaaaa.. (pameran komik Jogjakarta)

Komik berjudul Vagabond ini sungguh memberikan sesuatu cita rasa komik yang belum pernah aku rasakan saat membaca komik lain. nuansanya berbeda. sungguh dingin dan macho banged.
Menceritakan tentang sebuah nama besar Musashi Miyamoto, seorang pemuda biasa yang berubah menjadi seorang petarung samurai tak bertuan berikut tentang liku-liku kisah hidupnya.

Satu hal yang kudapat dari komik ini, KERJA KERAS DAN PANTANG MENYERAH!!

Posted in Journal, Remembral

Mengenang Gempa 2 Tahun Lalu..

Ternyata 2 tahun telah berlalu sejak gempa. masih ingat saat waktu itu gempa mengguncang pertama kali di jogja. saat itu kos masih di jakal km 12 seperapat lebih sekian. kebetulan malam itu aku nggak sendirian. aku tidur bareng pajar adek-ku. eniwe, subuh jam 5 pagi dilanjut nonton naruto (abis mbajak hardisk temen), kemudian lama berselang ada getaran di atap, dinding, lemari, kaca, dada (lho). untuk beberapa detik aku tertegun, mencoba memahami apa yang terjadi. sempat berpikir ini mirip dengan kejadian saat di putus (hiks-hiks) ma mantan pacar dulu (sebelum dg anak psiko). dunia berguncang, langit berputar-putar, dada terasa panas, pengen rasanya nginjak-nginjak wajah manis dan inocentnya itu. sampe minta-minta ampun buwat kembali lagi padaku. eh, maap jadi curhat.
lanjut.. nggak begitu lama aku sadar otakku yang cachenya hanya 64 kb ini, akhirnya sadar dan bilang, “he bodoh, ini yang dinamakan gempa bumi, cepet selamatkan aku…”. Huh dasar otak egois. kemudian dengan sigab aku tendang adikku yang lagi tidur terus bilang “nuk, gempa le.. mblayuuuuuuu!!!”, meliat dia udah melek aku langsung ambil sisir rambut, sisiran, ambil parfum semprot kiri kanan, masuk kamar mandi, sikat gigi, kumur kumur kemudian cabutin bulu ketek yang kiri (yang kanan besok), ambil laptop, defrag bentar, nyalain winamp kemudian njawab email (halah).
ya nggak lah, aku langsung ngbrit keluar. sekencang-kencangnya aku lari menuju pintu.. getarannya lumayan kuwat, jadi agak nggeloyori. ternyata disitu ada mas pirdi sudah mencapai finish eh pintu kos terlebih dahulu, diikuti aku kemudian adikku kemudian anggota kos yang lain. oya, yang dilantai dua terlambat keluar, secara harus lewat tangga terus menuruninya.

dulu sempat ingat pesan di media massa, kalo ada gempa kalo bisa secepat mungkin keluar dari gedung. dan mencari tempat lapang. entah apa tujuannya, aku mengikutinya. kemudian aku menemukan artikel yang agak kontra dengan pesan ini. artikel ini aku temukan di sebuah majalah berjudul “bukune”. begini tulisannya

=================================
Tulisan di ambil dari : majalah bukune Edisi 07 Tahun I, Mei 2007 (Free edtion)
Gempa diluar

tanya :
tabib, numpang nanya nich (sekalian lewat!), kenapa sich kalo gempa orang-orang yang di dalam ruangan pada lari keluar? kan bagusan tetep di dalam soalnya kalo keluar bisa kena reruntuhan bangunan?! jawab dengan bener ya!

Gielankj

jawab :
karena kamu meminta tabib untuk menjawab dengan benar, Tabib akan mengeluarkan pengetahuan keren Tabib atas sejarah. Ya, kamu harus baca buku buku Sejarah Terjadinya Gempa terbitan Bukugoblog tahun 2007. Buku itu menceritakan gempa pertama kali terjadi pada tahun 1882. Saat gempa terjadi, orang-orang lagi pada di rumah dan jongkok sambil nonton TV. Waktu itu, memang kebiasaan orang yang hidup di abad ke-19 adalah jongkok sambil nonton TV (emangnya ada TV pas abad ke 19? bodo!).

Continue reading “Mengenang Gempa 2 Tahun Lalu..”

Posted in Critical

Aku Seorang Anggota Dewan

[cerita ini hanya fiksi semata, tapi benar tidaknya silahkan diri anda yang menilai]

Selama ini telah kulalui banyak aral dan rintangan untuk mendapatkan kursi empuk ini. dari uang istriku yang rencananya buwat naik haji dan jatah kuliah anakku yang paling kecil yang mo kuliah di fakultas ilmu syariah aku ambil. Aku pikir, buwat apa naik haji mbayar pesawat dan akomodasi hanya buat panas2an menyiksa diri di Tanah suci. Belum lagi kemungkinan berdesak-desakan, diinjek-injek ampe mati disana. Mending umroh ajah, lebih mudah ibadahnya dan sama “kesannya”. Eh tapi dia kan make yang ONH PLUS. Jadi agak nyaman. Anakku juga, buat apa belajar ilmu yang ga bisa buwat nyari uang. bodohnya kayaknya ketularan temen ROIS di SMA nya kemaren. Payah. Dah mule pake jilbab terus mo mandiri pula. Ilmu syariah kan nggak bakal dipake, yang ada mah hukum alam. Yang kuat yang bakal menang, yang kaya yang bakal jaya, yang miskin MATI AJAA…!!

Setelah beberapa saat jadi anggota dewan, ternyata nggak seasik yang di bilang orang. Ternyata, enak bangets.. liat jadwalku. Jam 8 pagi bangun dirumah sendiri (rumah dinas di sewakan, mayan buwat penghasilan tambahan ma setor ma partai), mandi sepuasnya(airnya kan fasilitas negara, nggak ada tagihan)kalo sempat sarapan (udah dibikinin), liat koran bentar (4 judul koran, and its free), leyeh-leyeh sambil ngeteh, kalo masih ngantuk ya ngopi dikit ditambah ngerjain tanda tangan surat-surat kongkalikong tentang penyewaan lahan hutan untuk dipake industri. Jam 10, kalo udah siap, berangkat.. biasa lah ditemeni sopir, ehm… milih mobil yang mana ya.. ehm.. BMW? Kemaren udah.. Mercy? Dah bosen ah.. ehm CRV? Kayaknya bagus.. tapi kok aku jarang make yang JAGUAR ya.. pake ah. Nggak enak ma temen yang kemaren abis ngasih ini sebagai hadiah pertunanganan anakku yang pertama. Ntar ditanyain lagi.

Continue reading “Aku Seorang Anggota Dewan”

Posted in Journal

Babi Nglesot?

Malem minggu kemaren, diriku yang nggak ada kerjaan memutuskan untuk jalan2 ke Toga Mas. Oke, mungkin ada yang bertanya-tanya, “Mana ada anak muda gaul yang normal pergi ke Toga Mas buwat acara malam mingguan?”. Sebelum ada yang menjudge lebih lanjut, lebih baik diriku memberikan keterangan. Pertama, diriku masih normal loh, buktinya adalah saat liat Dewi Persik diriku masih pengen buat “mencekal” nya seperti sikap beberapa kepala daerah di Indonesia. Kedua, masih mending ke Toga Mas dari pada temenku yang sedang ada di Siak memasak lontong opor untuk acara malam mingguannya. Week.. (aku nggak bakal bilang kalo temenku itu kamu Rip). Ketiga, selain dapat buku yang bagus, kita juga (kalo beruntung) bisa kenalan ama cewe cakep. Dan biasanya cewe cakep yang ada di toko buku itu memiliki wawasan luas, ato minimal punya buku/komik yang bisa kita pinjem, tul gak? Keempat, diriku mungkin pernah muda, tapi Gaul? kayaknya nggak deh.

Sebenarnya tujuan utama diriku ke Toga Mas adalah nyari buku baru Raditya Dika, “Babi Ngesot – datang nggak diundang pulang tak berkutang” that’s it, bis tu pulang. Buku si dika yang baru ini ku dengar sangat lucu. Paling lucu dari ke-4 buku yang pernah doi tulis. Sadar kena hasut comment di Situs-nya diriku dengan sadar dan relanya membeli buku itu, tanpa berpikir ulang.

Continue reading “Babi Nglesot?”

Posted in Critical

PNS dan “keistimewaannya”

Sempat terheran-heran kemaren setelah melihat tayangan di TV. Puluhan bahkan ratusan orang berkumpul dan berupaya meneriakan keinginan untuk diangkat menjadi PNS. Demo semacam ini tidak berhenti begitu saja, terkadang malah sampai 2-3 hari berturut-turut dengan tegar mereka mencoba untuk didengarkan. Tidak jarang para pendemo berasal dari luar kota bahkan berasal dari daerah. Bukankah PNS itu penghasilannya kecil? Bukannya PNS itu menderita?

 

 

Aku : “eh, kowe ketompo pora CPNSan wingi?”o

Uwong : “Ora”

Aku :”lah kok iso?, bukane ujianne gampang?”

Uwong : “gampang piye!! Wong ana tes TOEFL juga kok”

Aku :”yo po?”

Uwong : “he eh, minim 450! Asem!”

Aku :”lah score-mu wingi kan 460?”

Uwong : “iyo, tapi Score RUPIAH kurang!!!”

Aku :”…”

Uwong : “Njaluke 40an Juta, aku ra nduwe je, kerjo wae urung.”

Aku :”terus?”

Uwong : “yo ra ketompo!”

 

 

 

Hehehe.. itulah sekilas, salah satu kisah perjuangan untuk menjadi PNS. Katanya jaman reformasi tapi masih tetep aja kayak gitu. Sudah putus asakah mereka terhadap rahmat Allah, sehingga mengorbankan diri “mencuri” rezeki sendiri. Mengotori diri dengan bara api neraka ke dalam perut mereka. Apakah nggak nyadar, kalo sekali sudah masuk lewat jalur yang salah maka haramlah sudah sumber pendapatan mereka itu, berikut anak-anak dan keturunannya yang diberi nafkah dari itu. Naudzubillah..

 

 

 

 

 

Apa itu PNS?

 

PNS adalah Pegawai Negeri Sipil. Menurut deskripsi saya, seseorang warga negara biasa yang direkrut oleh pemerintah untuk menjalankan segala macam urusan yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Oke, kenapa ada orang yang bersedia mati-matian untuk menjadi pelayan?

 

 

 

 

Keistimewaan PNS

 

Apa sih istimewa jadi PNS selain seragam yang necis dan bagus itu? Oke, mungkin kalo niatnya adalah berbakti kepada negara dan melayani sesama sungguh mulia dihadapan Allah. Tapi pada kenyataannya adalah, tidak sedikit yang ingin jadi PNS untuk mendapatkan fasilitas dari pemerintah. Asuransi kesehatan, Jatah beras, tunjangan bulanan, pensiun, dan lain-lain merupakan fasilitas yang diberikan kepada mereka. Tapi apakah itu saja? PNS memiliki “kekebalan” yang tidak dimiliki pekerja lain. Kalo di ember-ember tertera “anti pecah”, sedang PNS tertera (secara implisit) “anti-pecat”.

Continue reading “PNS dan “keistimewaannya””

Posted in Journal

Tetep Istiqomah (semoga)

Sudah lama nggak blogging sejak terakhir mendapat kabar kalo un sakit. Kata dokter yang mriksa sih dibilang Tipes, sempet dibilang juga ini adalah akibat terlalu lelah. Memang benar sih, akibat profesi barunya sebagai jobseeker, mengharuskan dia untuk melakukan 2 kali perjalanan dinas YK – Jakarta PP untuk proses rekruitmen dalam satu minggu (FYI : Aku sendiri belum pernah seumur-umur menginjakkan kaki di Kota Jakarta – selain takut ditawari main sinetron, juga takut untuk dicekal karena bermuka kampas (kampung asli)). . Dan setelah setelah sampe yk dilanjutkan perjalanan pulang ke Sragen selama 2 jam naik motor. Akhirnya setelah sampe Sragen, dia mengeluh sakit kepala dan mulai demam tinggi. Jadi selama dua minggu harus bedrest total dirumah sakit dan seminggu di rumah. Yang jadi korban adalah isi dari blog yang hanya copas dari beberapa situs (yang satu dicurigai sebagai HOAX lagi). Ini belum seberapa, yang paling berat tuh kesempatan panggilan dari 2 rumah sakit yang udah ada didepan mata un hilang sudah gara2 Tipes itu.

Selain hal tersebut, ada beberapa kesibukan baru yang sungguh menyita waktu saya. Satu diantaranya adalah dimulainya cawu III perkuliahan. Kembali tugas, referensi, presentasi dan makalah harus dilahap dengan ikhlas ato kalo nggak ya harus di jejel-jejelkan walau otak sudah freeze menghadapi penjadwalan Continue reading “Tetep Istiqomah (semoga)”

Posted in Critical

Kebakaraaaan…!!!!

Seorang editor yang disebut-sebut salah seorang editor “Jyllands Posten” yang memuat kartun Rasulullah, diberitakan tewas dalam sebuah kebakaran yang terjadi secara misterius di kamar tidurnya. Situs harianThe Nation yang berbasis di Pakistan mengutip berita itu dari salah satu surat kabar Arab Saudi.

Who’s gonna get burn next? Gird wilders? George Bush?

sumber : sini

Posted in Jokes

Istri Setia

Sang suami sedang sekarat di rumah sakit sudah beberapa bulan dan istrinya menemani di sampingnya dengan setia setiap hari.Ketika sadar, sang suami memanggil istrinya untuk lebih mendekat dan kemudian berbisik, “kau tahu istriku, kau selalu ada bersamaku di masa-masa sulit.”Sang istri menggenggam tangan suami dengan rasa haru. Ketika aku dipecat, kau memberiku kekuatan, ketika bisnisku gagal, kau juga bersamaku, ketika aku tertembak, kau berada juga di sampingku, ketika aku kehilangan rumah, lagi-lagi kau menghibur aku, dan sekarang, ketika aku kecelakaan dan koma di rumah sakitpun kau tetap menemani aku.

Sang istri dengan haru meneteskan airmata, merasa sang suami menghargai kesetiaannya. Di gengamnya tangan sang suami lebih keras lagi.”Istriku,” panggil sang suami. Sang istri semakin terharu, dan menunggu apa lagi komentar sang suami. ………”Aku pikir-pikir, kau selalu membuat aku sial”

sumber : sini

Posted in Futball, Journal

Seneng Liat Orang Susah

—-Posting ini ditulis saat Inter kalah dicurangi ma Juve——-

Sms masuk,

from : Endrow! Sragen

He he, inter klh maning.”

Setdah, bis baca satu baris kalimat itu kaget setengah mati kayak lagi ngliat temen saya kesamber bledek saat lagi boker disambi makan jagung bakar. Sebenarnya hal bikin saya kaget bukanlah karena Inter kalah, tapi begitu hebatnya-kah rasa ingin menyakiti hati temen sampe sebegitunya sehingga mengirim sms kayak gitu. Oh ya, dan dia beda operator.

Baik, kita berpikir sejenak. Mungkin setelah kita bahas latar belakang serta kondisi psikologis sang pengirim pesan kita bisa memahami dan maklum kenapa dia berkata hal yang menyakitkan hati seperti diatas. Dan mungkin kalo nggak mempertimbangkan aspek kebebasan mengekspesikan pendapat, akan saya sensor.

Continue reading “Seneng Liat Orang Susah”