Posted in Kuliah, Remembral

Corba dan contoh implementasinya

Ini tugas dari salah satu kuliah, semoga bisa bermanfaat dan tolong koreksi jika salah. 🙂

Remoting Technology Implementation

Corba (Common Object Request Broker Architecture)

Definisi

Corba (Common Object Request Broker Architecture) merupakan suatu infrastruktur komputasi obyek terdistribusi yang bersifat open.

Tujuan :

Meng-automatisasi tugas-tugas yang umum dalam pemrograman jaringan, seperti object registration, location dan activation; framing dan error-handling; parameter marshaling dan un-marshaling; dan operation dispatching. Automatisasi ini biasa dihandle oleh sebuah software perantara yang disebut ORB (Object Request Broker). Posisinya berada di antara layer Data dan aplikasi.

Kelebihan memakai CORBA :

Continue reading “Corba dan contoh implementasinya”

Posted in Journal, Kuliah, Remembral

8 Tips mendapatkan Pekerjaan di ’08

Ditulis oleh : Thomas Hoffman
Judul asli : 8 Tips for Landing a Job in ’08

24 Desember 2007 (Computerworld) — Tuntutan akan tenaga kerja di bidang IT di U.S saat ini sangat tinggi di hampir semua industri dan sektor pemerintahan. Sertifikasi atau pengalaman kerja tidak akan menjamin menjamin kesempatan wawancara, apalagi tawaran kerja. Di bawah ini merupakan beberapa tips langsung dari pekerja IT ahli, perekrut, IT eksekutif dan pekerja IT agar dapat mendapatkan perhatian, mendapatkan kesempatan interview dan mendapatkan posisi yang di idamkan.

1. Siap dalam Menghadapi interview. Keliatannya sepele, akan tetapi para manager sedang mencari orang yang mampu melakukan lebih dari sekedar “interview teknis” (tech interview).

Kemungkinan mereka akan menanyakan tentang pengalaman anda yang lalu atau memberikan gambaran bagaimana anda meng-handle keadaan-keadaan tertentu di pekerjaan anda, ungkap Jill Herrin, CEO dari JDResources Inc., perusahaan perekrut berbasis di Memphis. Pertanyaan semacam ini membantu perusahaan untuk menentukan sejauh mana keahlian komunikasi dan kemampuan teknis anda.

2. Bicara Bisnis. Para pemberi kerja, dalam hal ini perusahaan atau jasa pencari kerja juga ingin tahu apakah anda memahami bagaimana sistem dan aplikasi-aplikasi yang ada mempengaruhi aspek-aspek divisi bisnis atau tidak, Herrin melanjutkan “Interview-interview teknis masih merupakan komponen penting di dalam sebuah proses interview, tapi jarang hal itu merupakan satu-satunya faktor yang menentukan sekarang”.

“Kita menginginkan orang yang berkemampuan teknis memang, tapi Saya ingin tahu juga tahukah mereka basis untuk menghasilkan uang”, kata Frank Hood, CIO di Quiznos di Denver.
Continue reading “8 Tips mendapatkan Pekerjaan di ’08”

Posted in Kuliah

8 Strategi Perusahaan di 2008 dalam Pencarian Tenaga Kerja

Ditulis oleh : Thomas Hoffman
Judul asli : 8 New Weapons to Fight the Talent Wars in ’08

December 28, 2007 (Computerworld)
— Banyak tantangan baru yang akan kita hadapi di 2008, dan hal itu menuntut senjata baru dan tentu saja berbeda dari era dot-com. “Kita melihat adanya perang bakat sekarang, dan hal itu telah berjalan selama 3 tahun belakangan ini”, kata Dan Reynolds, CEO dari The Brokers Group LLC, lulusan Princeton, -sebuah firma perekrut staff IT berbasis di N.J.

Tuntutan akan adanya bakat IT dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk didalamnya investasi untuk proyek baru, penurunan dari lulusan IT yang berasal dari kampus A.S secara drastis dan pensiunan dari generasi awal pekerja IT, tambahnya. Apapun sebabnya, para ahli mencatat bahwa CIO-CIO cerdas, para perekrut, pencari tenaga kerja dan manager HRD sedang mencari dan mencoba senjata baru untuk menghadapi bakat IT. Dibawah terdapat delapan senjata tersebut, yang dirasa mampu untuk menghadapi atau minimal bertahan di tahun depan.

1. Social Networks. Meski banyak kita jumpai para pencari tenaga kerja, atau manager HRD terus menggunakan situs kerja seperti Monster.com dan Yahoo HotJobs untuk mengiklankan posisi yang tersedia, penggunaan situs jaringan sosial seperti LinkedIn menyediakan para penyedia kerja akan “kumpulan pelamar yang berqualitas lebih baik”, kata William Gomes, Direktur HR di Intermedia Inc., perusahaan provider servis e-mail berbasis di New York.

istockpoto

Dengan menggunakan jaringan sosial untuk identifikasi pekerja yang potensial, Intermedia “mendapatkan ratio yang lebih baik dari pelamar yang qualified” dari pada yang didapat dari surat lamaran yang mungkin di terima dari situs kerja yang kondisinya diluar ketentuan, sambungnya lagi.

2. Wikis, Blogs and Forums. Perusahaan-perusahaan sekarang ini sedang beralih ke jalur komunikasi online dalam usaha mencari pekerja IT potensial dan mengembangkan diskusi dengan prospek perekrutan-perekrutan baru. Alat-alat ini juga menolong untuk “meng-harmonisasi-kan” nilai antara penyedia kerja dengan calon-pekerja, kata JP Rangaswami, seorang Managing Direktur BT Group PLC di kota London. BT Group sendiri memiliki setidaknya 70 orang bloggers, termasuk Rangaswami, yang menyatakan bahwa perusahaan telah menemukan bahwa, dengan blogs, pekerja IT di luar sana mendengar akan bagaimana perusahaan ini dan mengetahui apa yang dilakukan oleh perusahaan ini, lanjutnya lagi.

3. Trying Before Buying. Daripada memposting iklan kerja di koran-koran atau lewat situs layanan kerja, para penyedia kerja secara bertahap sedang beralih ke teknik perekrutan yang lain, seperti perjanjian right-to-hire. Di sini, sebuah perusahaan menyewa sebuah firma profesional untuk melakukan perekrutan. Perusahaan penyedia kerja “mencoba” calon-calon pekerja dalam jangka waktu beberapa bulan dengan opsi perusahaan tersebut bisa menawarkan full-time kontrak ke calon-calon bila qualified. “Saya telah melakukan cara ini beberapa waktu untuk posisi programmer/analysts”, kata Joe Trentacosta, CIO Southern Maryland Electric Cooperative di Hughesville, Md. Umpan jaminan kesehatan dan keuntungan-keuntungan lain sebagai pekerja tetap “memainkan peran kunci” dalam menaikan daya saing, lanjutnya.

4. Global Thinking. “Siapa yang mempercayai pencarian akan bakat IT hanya terbatas di A.S adalah sangat salah”, kata Bob Worrall, CIO Sun Microsystems Inc. Perusahaan cerdas akan berfikir lewat batas batas-batas negara. Sebagai contoh, setengah dari 170 lebih pekerja di Intermedia’s bekerja di kantor cabang St. Petersburg, Rusia, sambung Gomes, dan perusahaan juga menemukan pekerja dari India dan lokasi non-A.S yang lain.

Continue reading “8 Strategi Perusahaan di 2008 dalam Pencarian Tenaga Kerja”