Posted in Remembral

Akhirnya Lepas dari Ramadhan..

Lepas dari rutinitas mencari buka di sore hari, membuat sahur di pagi hari dan melihat tayangan sinetron islami yang mempertontonkan wanita berjilbab bahkan bercadar pacaran dengan asyiknya..

Lepas dari tayangan debat khilafiyah yang membuat panas di hati di malam hari, lepas dari Al – Quran yang dibawa tiap hari ke kantor, lepas dari sms premium menawarkan hal yang berbau Islam. Lepas dari acara quis sahur yang isinya pelecehan, becandaan yang keterlaluan kebanci-bancian dan kekasaran ga jelas..

Mulailah lembaran baru untuk dikotori dan dibersihkan, di bukai dan ditutupi, di hancurkan dan dibangun kembali, di bengkok-bengkokan dan diluruskan..

Kembali berkutat dengan kerja lupa waktu salat, kembali membaca Al-Quran di tempat umum adalah hal yang lebih aneh dari pada minum bir bintang di depan Circle K, dimana sholat Dhuha hanya dipandang waste of time dan menyalahi amanat waktu..

Kembali dengan iklan sms premium yang seakan mendoktrinasi kita bahwa ramal-meramal dan pacar-pacaran adalah hal yang boleh dan biasa. dimana primbon lebih dipercaya dari Al-Quran, dimana pasang tato di punggung Dewi Persik adalah KEREN!

huah..

Posted in Journal, Remembral

RESEP KUE PERKAWINAN

Ini saya dapat dari kiriman temen di milis mti,


Bahan :

1 pria sehat,

1 wanita sehat,

100% komitmen,

2 pasang restu orang tua,

1 botol kasih sayang murni.

Bumbu :

1 balok besar humor,

25 gr rekreasi,

1 bungkus doa,

2 sendok teh telepon-teleponan,

5 kali ibadah/hari,

semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.

Tips :

Pilih pria/wanita yang benar-benar matang dan seimbang.

Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu muda karena dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya dibeli di toserba bernama “TEMPAT IBADAH“, walaupun agak jual mahal tapi mutunya terjamin.)

Continue reading “RESEP KUE PERKAWINAN”

Posted in Journal, Remembral

VAGABOND

yee bisa poto ma tokoh komik paporitku.. Musashi miyamoto kyaaaa.. (pameran komik Jogjakarta)

Komik berjudul Vagabond ini sungguh memberikan sesuatu cita rasa komik yang belum pernah aku rasakan saat membaca komik lain. nuansanya berbeda. sungguh dingin dan macho banged.
Menceritakan tentang sebuah nama besar Musashi Miyamoto, seorang pemuda biasa yang berubah menjadi seorang petarung samurai tak bertuan berikut tentang liku-liku kisah hidupnya.

Satu hal yang kudapat dari komik ini, KERJA KERAS DAN PANTANG MENYERAH!!

Posted in Journal, Remembral

Mengenang Gempa 2 Tahun Lalu..

Ternyata 2 tahun telah berlalu sejak gempa. masih ingat saat waktu itu gempa mengguncang pertama kali di jogja. saat itu kos masih di jakal km 12 seperapat lebih sekian. kebetulan malam itu aku nggak sendirian. aku tidur bareng pajar adek-ku. eniwe, subuh jam 5 pagi dilanjut nonton naruto (abis mbajak hardisk temen), kemudian lama berselang ada getaran di atap, dinding, lemari, kaca, dada (lho). untuk beberapa detik aku tertegun, mencoba memahami apa yang terjadi. sempat berpikir ini mirip dengan kejadian saat di putus (hiks-hiks) ma mantan pacar dulu (sebelum dg anak psiko). dunia berguncang, langit berputar-putar, dada terasa panas, pengen rasanya nginjak-nginjak wajah manis dan inocentnya itu. sampe minta-minta ampun buwat kembali lagi padaku. eh, maap jadi curhat.
lanjut.. nggak begitu lama aku sadar otakku yang cachenya hanya 64 kb ini, akhirnya sadar dan bilang, “he bodoh, ini yang dinamakan gempa bumi, cepet selamatkan aku…”. Huh dasar otak egois. kemudian dengan sigab aku tendang adikku yang lagi tidur terus bilang “nuk, gempa le.. mblayuuuuuuu!!!”, meliat dia udah melek aku langsung ambil sisir rambut, sisiran, ambil parfum semprot kiri kanan, masuk kamar mandi, sikat gigi, kumur kumur kemudian cabutin bulu ketek yang kiri (yang kanan besok), ambil laptop, defrag bentar, nyalain winamp kemudian njawab email (halah).
ya nggak lah, aku langsung ngbrit keluar. sekencang-kencangnya aku lari menuju pintu.. getarannya lumayan kuwat, jadi agak nggeloyori. ternyata disitu ada mas pirdi sudah mencapai finish eh pintu kos terlebih dahulu, diikuti aku kemudian adikku kemudian anggota kos yang lain. oya, yang dilantai dua terlambat keluar, secara harus lewat tangga terus menuruninya.

dulu sempat ingat pesan di media massa, kalo ada gempa kalo bisa secepat mungkin keluar dari gedung. dan mencari tempat lapang. entah apa tujuannya, aku mengikutinya. kemudian aku menemukan artikel yang agak kontra dengan pesan ini. artikel ini aku temukan di sebuah majalah berjudul “bukune”. begini tulisannya

=================================
Tulisan di ambil dari : majalah bukune Edisi 07 Tahun I, Mei 2007 (Free edtion)
Gempa diluar

tanya :
tabib, numpang nanya nich (sekalian lewat!), kenapa sich kalo gempa orang-orang yang di dalam ruangan pada lari keluar? kan bagusan tetep di dalam soalnya kalo keluar bisa kena reruntuhan bangunan?! jawab dengan bener ya!

Gielankj

jawab :
karena kamu meminta tabib untuk menjawab dengan benar, Tabib akan mengeluarkan pengetahuan keren Tabib atas sejarah. Ya, kamu harus baca buku buku Sejarah Terjadinya Gempa terbitan Bukugoblog tahun 2007. Buku itu menceritakan gempa pertama kali terjadi pada tahun 1882. Saat gempa terjadi, orang-orang lagi pada di rumah dan jongkok sambil nonton TV. Waktu itu, memang kebiasaan orang yang hidup di abad ke-19 adalah jongkok sambil nonton TV (emangnya ada TV pas abad ke 19? bodo!).

Continue reading “Mengenang Gempa 2 Tahun Lalu..”

Posted in Journal, Remembral

RAHASIA BISNIS ORANG JEPANG (review)

rahasia sukses orang jepang *sumber - bukukita*

Buku karya : Ann Wan Seng

Buku yang satu ini merupakan buku yang menceritakan bagaimana orang Jepang bisa sesukses sekarang ini. Menjadi salah satu bangsa di dunia yang memiliki resource (baik SDM maupun SDA) yang terbatas akan tetapi mampu mencapai predikat sebagai negara maju diantara negara di kawasan Asia yang pada umumnya adalah negara berkembang.

Bagaimana bisa bangsa yang tidak memiliki sumber daya alam yang cukup, punya fisik yang kecil, kemampuan bahasa asing yang minim, dan sering mengalami gempa mampu bersaing dan bahkan mampu menjadi bangsa yang berhasil dan berpengaruh di dunia. Banyak penelitian di bidang sosioekonomi yang sering memakai bangsa Jepang sebagai obyek penelitian dengan tujuan mengetahui faktor yang menjadi penentu kesuksesan Jepang.

Pada bagian awal buku ini, diceritakan tentang kebangkitan Jepang setelah serangan Amerika Serikat dan sekutu. Betapa besar kebencian negara barat dalam memerangi Jepang baik secara militer maupun secara sosial ekonomi. Betapa porak-poranda keadaan saat itu. Hancur total oleh bom atom/nuklir Amerika Serikat dan sekutu tidak memberikan keputus-asaan di kalangan bangsa Jepang saat itu. Bangsa Jepang berpikir bagaimana cara untuk secara cepat mengatasi krisis yang dihadapi. Inilah perbedaan antara bangsa Jepang dengan bangsa lain. Disaat bangsa lain terlarut dengan budaya konsumerisme dan hedonisme, bangsa Jepang berpikir ke depan dengan menghemat resource yang tidak mereka miliki.

Continue reading “RAHASIA BISNIS ORANG JEPANG (review)”

Posted in Kuliah, Remembral

Corba dan contoh implementasinya

Ini tugas dari salah satu kuliah, semoga bisa bermanfaat dan tolong koreksi jika salah. 🙂

Remoting Technology Implementation

Corba (Common Object Request Broker Architecture)

Definisi

Corba (Common Object Request Broker Architecture) merupakan suatu infrastruktur komputasi obyek terdistribusi yang bersifat open.

Tujuan :

Meng-automatisasi tugas-tugas yang umum dalam pemrograman jaringan, seperti object registration, location dan activation; framing dan error-handling; parameter marshaling dan un-marshaling; dan operation dispatching. Automatisasi ini biasa dihandle oleh sebuah software perantara yang disebut ORB (Object Request Broker). Posisinya berada di antara layer Data dan aplikasi.

Kelebihan memakai CORBA :

Continue reading “Corba dan contoh implementasinya”

Posted in Journal, Kuliah, Remembral

8 Tips mendapatkan Pekerjaan di ’08

Ditulis oleh : Thomas Hoffman
Judul asli : 8 Tips for Landing a Job in ’08

24 Desember 2007 (Computerworld) — Tuntutan akan tenaga kerja di bidang IT di U.S saat ini sangat tinggi di hampir semua industri dan sektor pemerintahan. Sertifikasi atau pengalaman kerja tidak akan menjamin menjamin kesempatan wawancara, apalagi tawaran kerja. Di bawah ini merupakan beberapa tips langsung dari pekerja IT ahli, perekrut, IT eksekutif dan pekerja IT agar dapat mendapatkan perhatian, mendapatkan kesempatan interview dan mendapatkan posisi yang di idamkan.

1. Siap dalam Menghadapi interview. Keliatannya sepele, akan tetapi para manager sedang mencari orang yang mampu melakukan lebih dari sekedar “interview teknis” (tech interview).

Kemungkinan mereka akan menanyakan tentang pengalaman anda yang lalu atau memberikan gambaran bagaimana anda meng-handle keadaan-keadaan tertentu di pekerjaan anda, ungkap Jill Herrin, CEO dari JDResources Inc., perusahaan perekrut berbasis di Memphis. Pertanyaan semacam ini membantu perusahaan untuk menentukan sejauh mana keahlian komunikasi dan kemampuan teknis anda.

2. Bicara Bisnis. Para pemberi kerja, dalam hal ini perusahaan atau jasa pencari kerja juga ingin tahu apakah anda memahami bagaimana sistem dan aplikasi-aplikasi yang ada mempengaruhi aspek-aspek divisi bisnis atau tidak, Herrin melanjutkan “Interview-interview teknis masih merupakan komponen penting di dalam sebuah proses interview, tapi jarang hal itu merupakan satu-satunya faktor yang menentukan sekarang”.

“Kita menginginkan orang yang berkemampuan teknis memang, tapi Saya ingin tahu juga tahukah mereka basis untuk menghasilkan uang”, kata Frank Hood, CIO di Quiznos di Denver.
Continue reading “8 Tips mendapatkan Pekerjaan di ’08”

Posted in Remembral

audit IT – Standar (COBIT)

Standar (COBIT)

Control Objectives for Information and related Technology (COBIT, saat ini edisi ke-4) adalah sekumpulan dokumentasi best practices untuk IT governance yang dapat membantu auditor, manajemen and pengguna ( user ) untuk menjembatani gap antara risiko bisnis, kebutuhan kontrol dan permasalahan-permasalahan teknis.

COBIT dikembangkan oleh IT Governance Institute, yang merupakan bagian dari Information Systems Audit and Control Association (ISACA). COBIT memberikan arahan ( guidelines ) yang berorientasi pada bisnis, dan karena itu business process owners dan manajer, termasuk juga auditor dan user, diharapkan dapat memanfaatkan guideline ini dengan sebaik-baiknya.

Kerangka kerja COBIT ini terdiri atas beberapa arahan ( guidelines ), yakni:

Control Objectives: Terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi ( high-level control objectives ) yang tercermin dalam 4 domain, yaitu: planning & organization , acquisition & implementation , delivery & support , dan monitoring .

Audit Guidelines: Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci ( detailed control objectives ) untuk membantu para auditor dalam memberikan management assurance dan/atau saran perbaikan.

Management Guidelines: Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan, terutama agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Sejauh mana Anda (TI) harus bergerak, dan apakah biaya TI yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.
  • Apa saja indikator untuk suatu kinerja yang bagus?
  • Apa saja faktor atau kondisi yang harus diciptakan agar dapat mencapai sukses ( critical success factors )?
  • Apa saja risiko-risiko yang timbul, apabila kita tidak mencapai sasaran yang ditentukan?
  • Bagaimana dengan perusahaan lainnya – apa yang mereka lakukan?
  • Bagaimana Anda mengukur keberhasilan dan bagaimana pula membandingkannya.

The COBIT Framework memasukkan juga hal-hal berikut ini:

  • Maturity Models – Untuk memetakan status maturity proses-proses TI (dalam skala 0 – 5) dibandingkan dengan “the best in the class in the Industry” dan juga International best practices
  • Critical Success Factors (CSFs) – Arahan implementasi bagi manajemen agar dapat melakukan kontrol atas proses TI.
  • Key Goal Indicators (KGIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan business requirements
  • Key Performance Indicators (KPIs) – Kinerja proses-proses TI sehubungan dengan process goals

COBIT dikembangkan sebagai suatu generally applicable and accepted standard for good Information Technology (IT) security and control practices . Istilah “ generally applicable and accepted ” digunakan secara eksplisit dalam pengertian yang sama seperti Generally Accepted Accounting Principles (GAAP).

Sedang, COBIT’s “good practices” mencerminkan konsensus antar para ahli di seluruh dunia. COBIT dapat digunakan sebagai IT Governance tools, dan juga membantu perusahaan mengoptimalkan investasi TI mereka. Hal penting lainnya, COBIT dapat juga dijadikan sebagai acuan atau referensi apabila terjadi suatu kesimpang-siuran dalam penerapan teknologi.

Suatu perencanaan Audit Sistem Informasi berbasis teknologi (audit TI) oleh Internal Auditor, dapat dimulai dengan menentukan area-area yang relevan dan berisiko paling tinggi, melalui analisa atas ke-34 proses tersebut. Sementara untuk kebutuhan penugasan tertentu, misalnya audit atas proyek TI, dapat dimulai dengan memilih proses yang relevan dari proses-proses tersebut.

Lebih lanjut, auditor dapat menggunakan Audit Guidelines sebagai tambahan materi untuk merancang prosedur audit. Singkatnya, COBIT khususnya guidelines dapat dimodifikasi dengan mudah, sesuai dengan industri, kondisi TI di Perusahaan atau organisasi Anda, atau objek khusus di lingkungan TI.

Selain dapat digunakan oleh Auditor, COBIT dapat juga digunakan oleh manajemen sebagai jembatan antara risiko-risiko TI dengan pengendalian yang dibutuhkan (IT risk management) dan juga referensi utama yang sangat membantu dalam penerapan IT Governance di perusahaan. IS

taken from : www.ebizzasia.com

Posted in Remembral

managerial report system

-=-=-=-=-=-=-

fungsi manajer :

Planning (Merencanakan)
Organizing (Menyusun)
Leading (Memimpin)
Controlling (Mengawasi/meneliti)

————————————————————————-

type managemen

James A Stoner A.R. Edward Freeman
Berdasarkan jenjang atau tingkatan terdiri atas :

  • First Line/First Level Management (Manajemen tingkat bawah) seperti penyedia.
  • Middle Management (Manajemen tingkat menengah), yang memimpin manajer lain dibawahnya.
  • Top Management (Manajemen tingkat atas), yang menentukan kebijakan dan pedoman bagi organisasinya dalam berhubungan dengan pihak luar.

—————————————————————————-

keterampilan manager :

  • Technical Skill (Keterampilan Teknik) Kemampuan untuk menggunakan peralatan, prosedur atau teknik-teknik dari suatu bidang tertentu.
  • Human Skill (Keterampilan Kemanusiaan) Kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, memahami dan memotivasi serta mendorong orang lain baik sebagai individu atau kelompok. Seperti anggota organisasi, para relasi dan terutama bawahan sendiri. Conceptual Skill (Keterampilan konseptual)
  • Kemampuan mental para manajer untuk mengkoordinasi dan mengintegrasikan seluruh kepentingan dan kegiatan organisasi sehingga organisasi dapat dilihat sebagai suatu kesatuan yang utuh.

—————————————————————————

sifat – sifat manajerial report

top level mr

requensi jangka panjang / tahunan
Bersifat komulatif
Estimatif – precentage
Bertujuan untuk pengambilan keputusan.

medium lever mr

Frequensi jangka medium
Bersifat evaluasi kerja
Resume / simpulan dari low level.
Bertujuan untuk pertanggung jawaban

Low lever mr

Frequensi jangka pendek – harian
Bersifat detail
Spesifik nilai
Bertujuan untuk laporan jurnal.

———————————————————————–

-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-