Posted in Journal, Remembral

Jadwal Madiun Jaya 2011

berikut Jadwal Madiun Jaya 2011;

info: jadwal ini berlaku sebelum adanya kereta api madiun jaya exekutif. mohon maaf belum sempet update jadwal terbaru. 

kalo masih kurang jelas bisa diklik pada gambar, kalo masih kurang jelas lagi bisa diunduh kemudian dizoom-in dengan memakai image viewer, jika masih juga kurang jelas, silakan pergi ke dokter mata atau optician.

*foto jadwal diatas diambil dengan kamera Canon A640 dan sisanya adalah kamera Handphone HTC Desire.
Posted in Journal

Parkir Dimana.. Belanja Dimana..

nope, i’m not dead. I’m just busy doing stuff. Got married in May, moving out from old place and now i’m at my new place at jakal KM 8. Memang agak susah sekarang buat nulis blog, xl-unlimitednya udah hangus ga keurus, soalnya sinyal edge pun ga mau nangkring di modem lama ku. akhirnya karena sebuah tulisan dari mas Milisdad , langsung dah nyoba tuh 3, eh stabil. 😛 stabil lemot tapi (lol)

baiklah, back to the topic. Beberapa hari yang lalu, saya dan istri sempet meributkan tentang biaya parkir di mirota pasaraya (jakal km6) *penting kali ya*, tapi itulah. semenjak menikah, kita mencoba untuk sebisa mungkin berhemat. Lari-larinya ya itu, uang parkir aja diributin.

Sebenernya agak malu untuk mengakui, cuma ya gitulah fact of life. Two married couple, one of them PNS dan satu lagi  dosen PTS partly mahasiswa partly Instruktur kursus dan hardly making baby, you got to admit, it’s not heaven like kind of life. 😛

Lanjot, fakta bahwa dijakal km 6, setelah ringroad utara berjejer dua buah gedung perbelanjaan besar di Jogja telah lama ada, yaitu Superindo jakal dan Mirota Pasaraya. Entah kenapa pemerintah kota memperbolehkan kedua bangunan itu berdiri berdekatan. Mungkin biar tambah macet kali ya?. Kemudian, fakta bahwa barang-barang di Superindo adalah lebih mahal dari Mirota adalah juga bukan sesuatu yang baru. Namun saudara pembaca, ada sesuatu yang membuat saya tercengang. Yaitu, uang parkir di Mirota adalah Rp. 1000,- rupiah dan di Superindo adalah Rp. 500,-. Halah.

akhirnya dengan niat yang shahih untuk berhemat, saya dan istri bersepakat untuk memarkir motor di Superindo dan kemudian sneak in silently ke Mirota. Dan, Alhamdulillah ga ketahuan. 😛

Setelah puas belanja di Mirota, balek deh sembunyi-sembunyi ke Superindo lalu menaroh tas belanjaan di motor dengan merk menghadap kedalam. *takut ketahuan*.

begitulah, pengalaman saya menghemat uang parkir. #GakPenting!

Update!
Sekarang berlaku kebalikan. Kalo parkir di Mirota: Rp 500,- kalo di Superindo: Rp. 1000,- (tarif parkir motor roda dua)

Posted in Cullinary

Kuliner Seafood Pantai Depok, Yogyakarta

Jika anda sedang berada di Jogjakarta dan ingin menikmati indahnya pantai dan segarnya berbagai kuliner laut, datang saja ke pantai Depok Jogjakarta *iklan bangetz*. Sekitar 30 menit perjalanan dari pusat kota, memiliki jalur searah dengan pantai Parangtritis yang terkenal itu. Hanya saat akan memasuki pintu masuk ke wisata pantai Parangtritis, anda ambil arah kekanan dan ikuti jalur tersebut sampai anda menemui sebuah pos retribusi.

Apa saja sih yang bisa dinikmati disana? banyaaaak! anda bisa browsing ke pasar ikan, untuk belanja dulu secukupnya kemudian bawa bahan-bahan tadi ke salah satu warung di pinggir pantai untuk dimasakan sesuai dengan selera anda.

pasar ikan

Kepiting bumbu pedas ehmm.. favorit saya.

main menu.JPG

Masih banyak lagi lhoo.. didalam. silakaaaan.. Continue reading “Kuliner Seafood Pantai Depok, Yogyakarta”

Posted in Cullinary

Rujak Es Krim Pertama di Jogja

first-rujak-eskrim99.jpg

Abis puas menikmati soto banjar di depan gereja kota baru, kok masih terasa lapar, alhasil kita jalan lagi untuk mencari target berikutnya. Rujak es krim dirasa cuocok menjadi pilihan karena dirasa cukup ringan dan rasanya pedas segar di siang yang agak mendung saat itu. Akhirnya tak beberapa lama, kita udah menjejakkan kaki di daerah Pakualaman. Didaerah ini terdapat beberapa pedagang rujak es krim.

Pertama saat memesan rujak es krim, saya nggak liat ada tulisan di gerobaknya. Namun setelah beberapa saat, saya baca “Rujak Es Krim Pertama di Jogja” tertulis di kaca depan gerobak sederhana tersebut (gambar1). Wow, ternyata tanpa sengaja saya mendapatkan sebuah spot kuliner yang monumental halah lebay (doh). Namun sayangnya, saya nggak nanya lebih ke pemiliknya tentang tingkat kebenaran klaim ini.

Dari segi penyajian, kita diberikan rujak eskrim yang hampir sama dengan rujak eskrim pada umumnya. Rujaknya disajikan dengan sambal, namun masih tergolong tidak pedas untuk ukuran saya. Namun jangan kawatir, ternyata disana disediakan sambel rujak dalam tempat tersendiri, sehingga seberapa pedasnya kita bisa sesuaikan. Untuk eskrimnya berwarna pink (gambar 2) dan rasanya lebih lembut dibanding dengan eskrim di tempat lain. Kombinasi rasa dari keduanya, lumayan masuk kategori “enak” buat saya. Untuk harga per mangkuk adalah Rp 2500,- and no parking fee.

resi.jpg

Rujak eskrim ini berlokasi bukan di depan istana pakualaman, namun lebih ke barat dan berada di sisi barat benteng, tepat dipinggir jalan – you won’t missed it.

Posted in Journal

Grhasia bukan Ghrasia ataupun Grezia!

hospitalSaatnya kembali memfungsikan blog seperti tujuan awal teknologi ini, untuk menyampah menuliskan catatan harian.

Pagi ini dimulai dengan rentetan alarm disfungsional dari multiple sumber (Hape nokiyem, hape ZTE, jam meja). Seperti biasa, saya bangun beberapa menit sebelum alarm bunyi. “Dasar Gagal!”, aku bilang ke gadget abrakan lawas ga jelas itu. Mereka pun senyap, diam tak membalas. Aku rasa, kalaupun mereka bisa ngomong balik aku tahu apa yang bakal mereka omongin, “Siapa dulu yang punya” sambil pasang muka annoyed.

Pagi itu, saya berencana ke RS. Grhasia. Bagi kalian para pendatang baru, RS Grhasia adalah sebuah tempat yang tepat sebagai bahan lelucon. Lelucon orang gila, tepatnya. Tempatnya bagus, pelayanannya cukup cepat dan parkirnya luas, tapi percayalah tempat ini adalah tempat terakhir yang kalian pengen untuk mendapatkan perawatan.

Tentu saja, makanan harus masuk nih ke posting, se-ca-ra : Foodaholic. Sarapan di ‘Soto Sorgap’ masuk akal. Soto pisah, mendoan 4 keping + es teh segelas cukuplah. Sorgap nggak punya speciality memang, tapi tempat sarapan favoritku dulu adalah disitu. Berlokasi di Jakal km 12,5 dibawah gapura (sorgap = ngisor gapuro). Setelah merasa cukup, lanjut jalan.

Continue reading “Grhasia bukan Ghrasia ataupun Grezia!”

Posted in Jokes, Journal

Trik Berburu Makan Buka dengan Sukses

bebek remuk

Anda terpaksa makan buka pada waktu Isya? sebab waktu buka puasa di waktu magrib udah di klaim malesia? Selalu terjadi konflik dengan pasangan saat menunggu buka puasa? Selalu mendapatkan ujian kesabaran saat anda membeli makan buka? well, lupakanlah!! sebab dengan trik2 dibawah ini, kami jamin anda akan sukses mendapatkan kenikmatan berbuka puasa dengan sukses.

1. pastikan anda barangkat satu jam sebelum buka puasa.

Dalam mencari makan berbuka dan bisa menyantap dengan nyaman saat adzan magrib dikumandangkan adalah merupakan sebuah seni tersendiri. Timing dan kalkulasi yang tepat dibutuhkan sekali untuk mencapai hal tersebut.

Banyak faktor yang bisa mempengaruhi apakah anda bisa dengan sukses mendapatkan makanan buka yang anda inginkan apakah tidak. Faktor-faktor tersebut antara lain : a. Trafik; b. antrian; c. pasangan. Jadi, pikirkan baik2.

2. pastikan menu dan rute perjalanan sudah tertulis dengan kongkrit.

Sebelum anda menggeber kendaraan dan berburu makan buka, ada baiknya anda mengetahui rute terpendek dan tercepat menuju sasaran anda. Jangan sampai anda sibuk memperdebatkan mau makan dimana saat sudah dalam perjalanan, sebab hal tersebut bisa mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya emosi dan timbulnya percekcokan sampe kepada lakalantas.

Gunakan fasilitas semacam googlemap atau semacamnya untuk mempermudah dan memperlancar urusan anda. Continue reading “Trik Berburu Makan Buka dengan Sukses”

Posted in Journal

Sekatenan kesampean

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 4-6 Maret, aku mendapat tugas untuk menemani bos ke Sekatenan. Jujur saja, se-umur umur hidupku yang boring ini di jogja baru kali ini berkunjung ke sekatenan.

Selama di sana kita diberi amanah oleh Dinas Pendidikan kota Jogja untuk menampilkan hasil dari PNF (Pendidikan Non Formal) bukan Pemrograman Non Frosedural dol! .Kami berbagi stand dengan salah satu pendidikan kursus lain yaitu IPBI (ikatan penjahit busana indonesia), hehehehe.. iya. Aku juga kaget kalo penjahit busana punya ikatan. Akan tetapi karena bosen dan lumayan sepi banget pengunjung akhirnya bos bareng mas budi mengalihkan kegiatan ke progeram “nonton pilem” (untuk bos-bos laen jangan meniru tindakan ini ya). Pada dasarnya Program ini hanyalah inovasi nonton filem biasa, cuman tempatnya di sekaten (plus ditonton pengunjung yang lewat).

img_8754.jpg

Bos ma mas budi (Mas budi mingkem dikit plis)

Dalam kesempatan pameran tersebut kita menampilkan brosur, voucher belajar, modul serta consultation services. Seperti yang telah aku duga sebelumnya, pameran kita sepi pengunjung gagal total. Karena secara, pengunjung yang ada di sekaten punya mindset untuk mencari hiburan bukan kursus.

Continue reading “Sekatenan kesampean”

Posted in Cullinary

black burger??

Oke, kali ini akan kita bahas tentang topik yang penting dan menjadi perhatian bagi umat manusia karena berhubungan dgn hajat hidup orang banyak..

Posting kali ini adalah tentang makanan siap saji, namanya black burger. Bagaimana rupanya, dan rasanya.. apakah ini jenis burger yang dicelupkan ke peceran dan dicor aspal sehingga berwarna hitam. Baik, untuk menghindari persepsi yang sesat-dan-menyesatkan maka kita coba liat gambarnya..

burger

<–Blackburger, Maap makan pake sendok. Mulutku nggak muat. 🙂

temen

nah, yang ini ma temennya. Kentang goreng, alias potato fries.–>

Ternyata Blackburger hanyalah burger biasa bertoping wijen item yang konon berkhasiat melancarkan pencernaan dan membantu metabolisme tubuh (tertulis di gerobaknya).

Pada kesempatan kemaren aku sengaja mencoba Beef-Blackburger-with-Cheese + French Fries.. burgernya biasa (cuman beda warna doang), tapi french fries nya manstap.. seharga Rp 14.000 (tanpa ongkos parkir). selain Blackburger juga tersedia regular burger pake ayam/beef dan jus2 yang nyamleng.

Kalo ada diantara kisanak kepengen mencoba, silahkan datang ke warungnya. Lokasinya ada di jalan kaliurang km 6, kalo dari selatan sebelum prapatan kentungan sebelum Toko Merah, kiri jalan.

Posted in Lirik

11 Januari

Kemaren Jogja kedatangan Gigi, setelah menyempatkan diri untuk menemui Sri Sultan, Grup band gigi sedianya malam ini akan tampil menghibur publik jogja di Mandala krida.

Dan karena hari ini tanggal sebelas januari 2008, maka saya sempatkan diri untuk mengetik liriknya. maap kalo ada salah ketik.. met datang gigi..
sayang aku nggak suka nonton konser (kalo mbayar).

sebelas januari bertemu..
menjalani kisah cinta ini
naluri berkata engkaulah milikku

bahagia sll dimimpiku bertahun menjalani bersamamu
kunyatakan engkaulah jiwaku

akulah penjagamu, akulah pelindungmu, akulah pendampingmu
di setiap langkah-langkahmu

pernah ku menyakiti hatimu
pernah kau melupakan janji ini
semua karena kita ini manusia

akulah penjagamu, akulah pelindungmu, akulah pendampingmu
di setiap langkah-langkahmu

kau bawa diriku kedalam hidupmu
kau basuh diriku dgn rasa sayang
senyummu juga sedihmu adalah hidupku
kau sentuh cintaku dengan lembut
dengan sejuta warna

ohohhh..

Posted in Critical

jogja InFlasi

temen2 yang kurang kerjaan (lha moco blogku), berikut adalah analisa ekonomi yang coba saya sajikan untuk menunjukan bahwa jogja mengalami Inflasi yang tidak nampak pasca lebaran. kenapa saya bilang tidak nampak, karena tidak ada pemberitaan tentang ini.

1. nasi ayam rp 6000 sama esteh rp 7000
2. nasi capjay rp 7500, ini belum yang di pak jenggot (bisa ampe rp10000)
3. parkir rp 1000-motor, tapi beberapa tempat masih 500
4. nasi tempe rp 4000, tempe nya 3 esteh satu.
5. nasi bandeng rp 4500
6. masakan padang terakhir ngecek udah nggak “serba 4000”, skarng 5000 dan dicurigai bentar    lagi naik
7. internet masih 3000 perjam. kalo di btc ato di mti gratis tis tis.
8. nasi gudek mbok barek rp 7000 pake telor.
9. nasi goreng bu yuli (my favorite) : lagi mo kesana ngecek.
10. pompa angin – rp 1000 2 ban, tapi kalo ditawar bisa rp 500 (satu ban).

begitulah sodara-sodara, analisa daftar harga data inflasi di jogja. siap-siap aja kalo mo ke yk..

(status bingung : on, berangkat ke Lawu ato nggak ya?)