Posted in E-Commerce, Kuliah, Pengantar E-Bisnis

Peranan Teknologi Informasi dalam Berbagai Sisi Kehidupan

Terkait dengan materi kuliah Pengantar E-Bisnis di Universitas Jenderal Achmad Yani Yogyakarta. maka perlu dipahami bahwa terdapat beberapa ragam tingkat peranan Teknologi Informasi dalam berbagai sisi kehidupan.

Definisi Teknologi Informasi

Sebelum membahas peranan TI ada baiknya kita mengetahui apa yang dimaksud dengan Teknologi Informasi. Teknologi Informasi atau TI adalah : temuan manusia yang berguna untuk memudahkan hidup dalam mencapai sebuah tujuan terkait dengan kebutuhan informasi. Contoh-contoh TI antara lain Komputer, Internet, Perangkat lunak, Sistem Manajemen Basisdata, Database Server, Sistem Informasi Manajemen, Algoritma, Program Aplikasi dll.

Terdapat beberapa ragam tingkat peranan TI, dari tingkat paling rendah yaitu Tools (alat), kemudian Enabler (Pembisa) sampai pada tataran tertinggi yaitu pada ranah Transformer (Pengubah).

Peranan Teknologi Informasi

Berikut penjelasan lebih lengkap dari peranan Teknologi Informasi.

  1. TI sebagai Tools : Pada tataran ini TI hanya berperan sebagai alat untuk membantu keperluan manusia pada sebuah urusan tertentu. contohnya adalah : program aplikasi Microsoft Word digunakan untuk mengetik dan membuat laporan. Pengguna bisa saja memanfaatkan mesin ketik atau pena untuk menulis, namun agar lebih praktis dan efisien, pengguna memilih menggunakan perangkat lunak tersebut.
  2. TI sebagai Enablers : peran TI pada tataran ini adalah lebih tinggi dibanding level sebelumnya yaitu hanya sebagai alat. TI berperan membisakan sebuah sebuah proses atau kegiatan yang sebelumnya tidak bisa dilakukan tanpa adanya implementasi TI. Contoh dari peran TI ini adalah perkuliahan tatap muka daring sinkron, pengguna komputer memanfaatkan TI dalam bentuk program aplikasi Zoom yang terinstal pada komputer atau smartphone untuk saling bertemu secara daring dan berkomunikasi layaknya tatapmuka yaitu berbicara maupun melihat perserta lain dalam pertemuan daring sinkron. Tanpa aplikasi semacam Zoom, maka orang tidak mampu untuk melaksanakan pertemuan daring sinkron melalui Internet.
  3. TI sebagai Transformer: Peran ini singkatnya adalah pengubah tatanan kehidupan masyarakat secara berbeda, yang awalnya tidak ada fenomena ini, karena adaanya TI maka muncul fenomena tersebut. contohnya adalah : aplikasi gojek dan semacamnya. aplikasi ini selain mengubah model interaksi pengguna jasa transportasi namun juga mengubah bagaimana tata kehidupan masyarakat pada umumnya. hal ini terlihat adanya konflik dan juga adopsi teknologi yang secara masif digunakan oleh sekelompok orang tertentu pada daerah tertentu atau pada level yang lebih luas lagi yaitu dunia. selain itu pada tataran ini, saat aplikasi ini tidak bisa digunakan akan ada proses berkehidupan yang akan terhambat dan menimbulkan efek ekonomis bahkan bisa jadi kritis. contoh lainnya adalah google sebagai mesin pencari dan platform periklanan. bisa kalian bayangkan.

nah, begitulah yang dimaksud dengan ragam peran TI dalam kehidupan. semoga bermanfaat.

jika kurang jelas, silakan komentar di bawah ya. kita diskusi.

Posted in E-Commerce, informatika

Growth Hacking ala Amazon

 

gambar amazon
amazon growthacking

Seperti diketahui, Amazon adalah sebuah online store yang punya banyak pelanggan di seluruh dunia. nah, tentu saja mereka memiliki gudang yang sangat banyak. Tentu mereka butuh untuk merekrut pegawai untuk mengelola gudang-gudang

tersebut. Tipe pegawai yang bekerja di bidang semacam ini cenderung tinggi turn-overnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, alih-alih mereka memberikan gaji/upah tinggi, mereka memberikan training kepada karyawan jenis ini. Pelatihan seperti apa? Pelatihan yang bisa digunakan untuk bisa bekerja di tempat lain.

Lha kok aneh?

Yup, dengan memberikan mereka fasilitas pelatihan yg bisa digunakan untuk mengupgrade kemampuan maka karyawan akan bahagia. Jika mereka bahagia maka bekerja pun akan maksimal.

Lalu banyak karyawan yg mundur dong setelah mendapat pelatihan. Betul, tapi mereka sudah memperhitungkannya.

Karyawan baru akan menggantikannya karena di Amazon selain gajinya cukup, mereka juga dapat fasilitas pelatihan seperti ini. Karyawan yg pernah bekerja di Amazon akan merasa mendapatkan sesuatu dari pekerjaan mereka yang singkat tersebut.

Value ini akan ditularkan pada calon karyawan lain sehingga Amazon akan terus mendapat asupan SDM untuk tetap menjalankan perusahaannya. Jadi Amazon seakan “menyewa” tenaga kerja tapi dengan kinerja dan kualitas yang lebih tinggi.

#growthhackermarketing